Mencari jejak tersembunyi di balik pergerakan saham.
Memisahkan data, fakta, isu, dan inferensi di balik pergerakan harga.
Sesi Kamis, 8 Oktober 2026
IHSG jatuh 1,88%. Sembilan saham naik dua digit saat 518 saham melemah.
ARII memimpin tanpa fakta material baru yang terkonfirmasi. SMMT bergerak volatil pasca-suspensi, sedangkan BIKE membawa narasi transformasi bisnis yang sudah diketahui pasar.
Sesi Rabu, 7 Oktober 2026
IHSG turun 0,75%. Tujuh belas saham naik dua digit, tetapi tanda peringatannya bertambah.
PGLI masuk radar UMA, AKKU masih membawa risiko kelangsungan usaha, sedangkan INCI dan ENAK menonjol karena lonjakan volume.
Sesi Selasa, 6 Oktober 2026
IHSG naik 1,21% dan seluruh sektor hijau. Dua puluh empat saham naik dua digit.
Kami menemukan konteks korporasi terukur pada IFSH dan IATA, sementara TRUE melonjak meski sebelumnya menyangkal adanya fakta material baru.
Sesi Senin, 5 Oktober 2026
IHSG melesat 1,36%. Dua puluh sembilan saham naik dua digit, tetapi kualitas katalisnya timpang.
AKKU membawa konteks pemulihan kepatuhan, PPRI bergerak bersamaan dengan divestasi insider, dan MBSS melanjutkan reli menjelang berakhirnya tender wajib.
Sesi Jumat, 2 Oktober 2026
IHSG rebound, tetapi breadth tetap rapuh. SAMF membawa volume paling abnormal.
Kami menemukan 17 saham naik dua digit. SAMF dan MBSS menonjol karena ledakan volume, SMAR membawa tema B50–CPO, sedangkan BLTZ bergerak dalam likuiditas sangat tipis.
Sesi Kamis, 1 Oktober 2026
IHSG jatuh menembus 6.010. Lima belas saham tetap naik dua digit.
Kami menemukan CCSI membawa tema sektoral paling jelas, sementara EPAC dan PPRI menonjol karena volume abnormal. MGNA kembali ARA tanpa fakta baru yang sebanding.
Sesi Rabu, 30 September 2026
IHSG menutup September di zona merah. ASGR membawa katalis tunai paling konkret.
Kami memetakan 21 saham naik dua digit. Dividen interim ASGR menjadi fakta korporasi terkuat, sedangkan CCSI, SAFE, dan SEMA masih didominasi tema serta momentum.
Sesi Selasa, 29 September 2026
IHSG melemah tipis. Reli hari kedua menguji kualitas katalis 21 saham dua digit.
Kami menemukan SEMA dan IFSH melanjutkan kenaikan nyaris 25%. Peristiwa perdagangan dan konteks laba tersedia, tetapi katalis baru pada sesi yang sama tetap tipis.
Sesi Senin, 28 September 2026
Hari pertama harga minimum Rp1: 21 saham naik dua digit saat IHSG jatuh 1,51%.
Kami memisahkan lonjakan papan khusus dari penyaring reguler. Aturan baru BEI menjadi katalis pasar paling jelas, sementara SEMA kembali diperdagangkan setelah suspensi.
Sesi Jumat, 25 September 2026
IHSG turun 0,90% dan 587 saham melemah. MBTO ARA tanpa katalis baru yang sebanding.
Kami menemukan delapan saham naik lebih dari 10%. TRUK membawa aksi perubahan pengendali paling konkret, sedangkan FORU tetap bergerak bersama fase rights issue.
Sesi Kamis, 24 September 2026
IHSG jatuh 1,26%. BIPP ARA dan sembilan saham lain melawan arus pasar.
Kami menemukan 10 saham naik dua digit. FORU membawa agenda korporasi paling konkret, sedangkan BIPP dan LAND menunjukkan ledakan volume tanpa keterbukaan baru yang sebanding.
Sesi Rabu, 23 September 2026
IHSG rebound 1,49%. MPXL dan FORU ARA, tetapi kualitas katalis tidak merata.
Kami menemukan 18 saham naik dua digit. FORU membawa peristiwa korporasi paling dekat, sementara MPXL memimpin dengan volume abnormal tanpa keterbukaan baru yang sebanding.
Sesi Selasa, 22 September 2026
IHSG jatuh 1,69%. FORU ARA setelah harga teoretis rights issue berlaku.
Kami memvalidasi sembilan saham naik di atas 10%. FORU membawa katalis aksi korporasi paling konkret, sementara BSSR ditopang dividen interim Rp406,16 per saham.
Sesi Senin, 21 September 2026
IHSG kembali tertekan. COIN naik saat pasar kripto menguat.
Kami memvalidasi 17 saham naik dua digit. COIN membawa dukungan tema kripto, BAJA–GDST bergerak serempak, sementara katalis emiten lain masih tipis.
Sesi Jumat, 18 September 2026
IHSG melemah. BYAN melesat setelah 30% sahamnya akan dialihkan ke Jhonlin.
Kami menemukan 11 saham naik dua digit. Hanya BYAN yang membawa katalis baru yang konkret; sepuluh emiten lain masih bergerak lebih cepat daripada keterbukaannya.
Sesi Kamis, 17 September 2026
IHSG mematahkan enam hari pelemahan. Namun katalis 14 saham dua digit belum merata.
AYLS memimpin ARA dengan narasi transformasi holding yang sudah berjalan sejak Juli. SINI dan FILM membawa jejak korporasi terukur, tetapi bukan informasi baru pada hari yang sama.
Sesi Rabu, 16 September 2026
IHSG turun enam hari beruntun. Namun 14 saham tetap naik dua digit.
Kami menemukan katalis paling konkret pada DPUM setelah masuknya pengendali baru. BYAN memantul di tengah kabar force majeure, sedangkan MGNA ARA tanpa berita baru yang sebanding.
Sesi Selasa, 15 September 2026
15 saham naik dua digit saat IHSG tertekan. Emiten kabel bergerak serempak.
Kami menemukan tema paling jelas pada CCSI, VOKS, SCCO, JECC, dan KBLI. DEFI memimpin kenaikan, tetapi belum membawa katalis baru yang sebanding.
Sesi Kamis, 10 September 2026
IHSG jatuh dan 516 saham melemah. Mengapa GSMF dan MGNA justru ARA?
Kami menyaring lonjakan harga ketika seluruh sektor merah. GSMF dan MGNA ditutup ARA, sedangkan KPIG menjadi pusat likuiditas—tetapi katalis baru belum merata.
Investigasi INDY · Data Juni–9 September 2026
INDY naik 77% dari dasar tiga bulan. Minyak US$100 atau rumor Kideco?
Kami membedah fase harga, volume abnormal, isu divestasi Kideco, fundamental 6M26, dan suplai 7,5 juta saham treasuri yang mulai ditawarkan 18 September.
Sesi Rabu, 9 September 2026
11 saham naik di atas 10%. DPUM melesat menjelang tender wajib yang tertunda.
Kami menyaring lonjakan harga saat IHSG melemah tipis. DPUM membawa agenda perubahan pengendali, sedangkan INDY dan ELPI ditopang konteks energi yang lebih terukur.
Investigasi PIPA · Data 8 Juni–8 September 2026
PIPA sudah naik 145% dalam tiga bulan. Apakah akuisisi migas masih bisa mengangkatnya?
Kami membedah OHLCV, ledakan volume, jejak crossing, insider buying, rights issue, dan CSPA akuisisi 75% Aztech Pandu Persada.
Sesi Selasa, 8 September 2026
16 saham naik di atas 10%. PIPA membawa katalis korporasi paling konkret.
Kami menyaring lonjakan harga setelah penutupan dan menemukan PIPA ditopang rencana akuisisi bisnis migas. Sebagian besar saham lain masih bergerak tanpa fakta baru yang sebanding.
Sesi Senin, 7 September 2026
20 saham naik di atas 10%. Kekhawatiran erupsi mengangkat saham kesehatan.
Kami menyaring lonjakan harga dan menemukan tema paling jelas pada saham masker, farmasi, dan alat kesehatan—tetapi dampak fundamentalnya belum terbukti.
Investigasi PJHB · Menuju exercise waran 5 November 2026
Mampukah PJHB naik 76,5% ke Rp330 dalam 43 hari bursa sebelum warannya berakhir?
Kami menguji peluangnya melalui OHLCV tiga bulan, volume jumbo, insider activity, dilusi waran, dan katalis fundamental.
Investigasi UANG · Data 5 Juni–4 September 2026
UANG naik 100,5% dalam tiga bulan. Tetapi jejak transaksi belum menjelaskan ledakan terakhir.
Kami memetakan empat fase harga, menelusuri insider buy dan indikasi crossing, lalu menguji apakah lonjakan dua hari terakhir didukung fakta baru atau momentum.
Sesi Jumat, 4 September 2026
15 saham naik di atas 10%. UANG memimpin, tetapi katalis barunya belum terlihat.
Kami menyaring lonjakan harga akhir pekan dan menemukan sebagian besar pergerakan masih ditopang narasi lama atau momentum, bukan keterbukaan baru pada hari yang sama.
Sesi Kamis, 3 September 2026
18 saham naik di atas 10%. ERAA membawa katalis paling konkret.
Kami menyaring lonjakan harga dan menemukan satu katalis baru yang kuat: buyback ERAA hingga Rp500 miliar. Sebagian besar emiten lain masih bergerak lebih cepat daripada beritanya.
Sesi Rabu, 2 September 2026
12 saham naik di atas 10%. Tiga punya dasar fundamental yang dapat diukur.
Kami menyaring kenaikan harga, lalu memisahkan fakta perusahaan dari momentum spekulatif di tengah IHSG yang melemah tipis.
Sesi Selasa, 1 September 2026
24 saham naik di atas 10%. Tetapi katalis kuat tidak tersebar merata.
Kami menyaring seluruh saham yang ditutup naik lebih dari 10%, lalu memisahkan fakta, isu, dan inferensi di balik lonjakan harganya.
Investigasi KOTA · Penutupan 31 Agustus 2026
KOTA ARA setelah rights issue jumbo. Tetapi harga sudah bergerak lebih dulu.
Kami membedah OCLHV satu bulan, kronologi keterbukaan, potensi dilusi 90,46%, dan memisahkan mana fakta resmi, rencana yang belum final, serta narasi pasar.
Sesi Senin, 31 Agustus 2026
22 saham naik di atas 10%. KOTA punya katalis paling konkret.
Kami menyaring seluruh saham yang naik lebih dari 10%, memeriksa posisi harga terhadap moving average, lalu memisahkan fakta, isu, dan inferensi di balik kenaikannya.
Snapshot harga 28–31 Agustus 2026
8 emiten data center kami bedah. Bisnis terbaik belum tentu punya risk–reward terbaik.
Kami memetakan hubungan setiap emiten dengan industri data center, memeriksa fundamentalnya, lalu membandingkan harga terhadap MA50 dan MA200.
Sesi Jumat, 28 Agustus 2026
9 saham naik di atas 10%. Tapi hanya 3 yang punya cerita kuat.
Kami melakukan screening saham yang naik lebih dari 10%, lalu menginvestigasi berita dan isu yang mungkin menjadi katalis di balik kenaikannya.
Analisis dibuat 24 Agustus 2026
5 rights issue kami hitung ulang. Hanya 2 yang layak dipantau.
Kami membandingkan skala penerbitan, potensi dilusi, penggunaan dana, dan konteks teknikal BUVA, ENRG, BRNA, FORU, serta EURO.
Semua investigasi
Edisi baru akan muncul paling atas tanpa menghapus laporan sebelumnya.
Kenaikan harga adalah petunjuk, bukan bukti. Karena itu, kami menilai kualitas katalis dan konteks pergerakannya—bukan hanya besarnya persentase kenaikan.