INVESTIGASI PJHB

Mampukah PJHB naik 76,5% ke Rp330
dalam 43 hari bursa sebelum warannya berakhir?

PJHB ditutup Rp187, masih 76,5% di bawah harga exercise warannya. Kami menguji apakah saham ini realistis mengejar Rp330 sebelum 5 November dengan membaca fase harga, volume jumbo, insider activity, dilusi, dan fundamental.

Rp187HARGA TERAKHIR
Rp330HARGA EXERCISE
+76,5%KENAIKAN DIPERLUKAN
43HARI BURSA TERSISA
JAWABAN UTAMA

Mungkin secara matematis, tetapi probabilitasnya rendah tanpa katalis material baru. PJHB harus tumbuh majemuk sekitar 1,33% pada setiap hari bursa, menembus Rp200, menyerap suplai di Rp220, lalu membangun tren baru. Harga exercise bukan magnet yang otomatis menarik harga saham.

01 / HITUNG MUNDUR WARAN

Jarak Rp143 harus ditutup dalam dua bulan

Waran baru ekonomis dieksekusi jika saham berada di atas Rp330 setelah memperhitungkan harga beli waran dan biaya transaksi.

61 hari kalender

Dihitung dari 5 September sampai hari terakhir exercise pada 5 November 2026. Perdagangan reguler dan negosiasi waran berakhir lebih awal pada 2 November.

±1,33% per sesi

Estimasi kenaikan majemuk yang diperlukan selama sekitar 43 hari bursa untuk membawa harga dari Rp187 menjadi Rp330.

02 / TUJUH FASE HARGA

Pulih dari Rp134, belum membentuk jalur ke Rp330

Struktur tiga bulan telah berubah menjadi bullish-konsolidatif, tetapi puncak Rp220 masih jauh di bawah harga exercise.

01
05–12 JUNRp134–Rp150

Kapitulasi & dasar

Tekanan jual mereda setelah harga menyentuh area terendah. Ini menjadi fondasi pemulihan tiga bulan berikutnya.

02
PERTENGAHAN JUN–08 JULRp145–Rp160

Akumulasi awal

Rentang menyempit dan volume lebih terkendali. Harga mulai membentuk dasar yang lebih stabil.

03
09–23 JULRp155–Rp190

Markup pertama

Volume 9 Juli mencapai 24,40 juta saham dan minat meningkat bersamaan dengan narasi ekspansi armada.

04
24 JUL–03 AGURp161–Rp179

Koreksi & absorpsi

Harga terkoreksi, tetapi tidak kembali ke dasar Juni. Suplai diserap di area yang lebih tinggi.

05
04–21 AGURp168–Rp180

Tren naik teratur

Kenaikan berlangsung lebih rapi sebelum ledakan volume pada pekan berikutnya.

06
24–26 AGUHigh Rp220 → Rp179

Klimaks volume

Volume 58,32 juta saham diikuti ekor atas panjang dan koreksi tajam—indikasi distribusi jangka pendek.

07
27 AGU–04 SEPRp176–Rp190

Konsolidasi ulang

Harga bertahan di area yang lebih tinggi, tetapi belum mengonfirmasi breakout menuju Rp220.

03 / OCLHV TIGA BULAN

Rp220 memunculkan suplai paling keras

Lonjakan 24 Agustus membawa harga ke Rp220, tetapi penutupan turun ke Rp192. Dua hari kemudian harga kembali ke Rp179.

TanggalOpenHighLowCloseVolumePerubahan
9 Jul15519415416624,40 Jt+7,1%
23 Jul17219017217913,34 Jt+4,7%
29 Jul1651771611616,61 Jt−3,0%
4 Agu1681771681715,19 Jt+1,8%
24 Agu19522019119258,32 Jt+7,3%
26 Agu1901901781797,90 Jt−6,8%
27 Agu1781861761842,66 Jt+2,8%
4 Sep1881891861872,70 Jt0,0%

Tabel menampilkan bar penting. Pada 4 September, O/H/L/C berada di Rp188/Rp189/Rp186/Rp187 dengan volume 2,70 juta saham.

04 / VOLUME JUMBO & CROSSING

58,32 juta saham berpindah. Crossing belum terbukti.

Volume 24 Agustus setara sekitar 3,0% saham beredar dengan estimasi nilai transaksi Rp11,5 miliar. Namun volume harian tidak menunjukkan pasar tempat transaksi terjadi.

Yang dapat dibuktikan

Ada lonjakan volume abnormal, harga menyentuh Rp220, dan muncul ekor atas panjang yang menunjukkan suplai kuat.

Yang belum dapat dibuktikan

Tanpa rincian pasar negosiasi dan broker yang terverifikasi, transaksi tersebut tidak dapat disebut crossing jumbo.

BEI meminta penjelasan dan perseroan menyatakan tidak mempunyai informasi atau fakta material yang belum diumumkan yang dapat memengaruhi harga.

05 / INSIDER & DILUSI

Tidak ada insider buy baru yang terverifikasi

Penelusuran periode 5 Juni–4 September tidak menemukan pembelian baru oleh direksi, komisaris, atau pengendali. Kepemilikan pemegang utama pada laporan Juni relatif tetap.

Dana maksimal Rp79,2 miliar

Jika seluruh 240 juta waran dilaksanakan pada Rp330, perseroan berpotensi menerima modal kerja baru.

Dilusi sekitar 11,11%

Saham bertambah dari 1,92 miliar menjadi 2,16 miliar. Pemegang lama yang tidak menambah saham akan terdilusi sekitar 11,11%.

Pada Rp187, waran masih out of the money sebesar Rp143. Risiko dilusi penuh belum menjadi tekanan langsung dan baru relevan bila saham mendekati Rp330.

06 / FAKTA ATAU ASUMSI?

Harga exercise bukan janji target

TemuanStatus
Penutupan 4 September 2026 berada di Rp187FAKTA DATA
Exercise PJHB-W Rp330 berakhir 5 November 2026FAKTA RESMI
PJHB perlu naik 76,5% dalam sekitar 43 hari bursaHASIL HITUNG
Volume 24 Agustus mencapai 58,32 juta sahamFAKTA DATA
Volume jumbo tersebut merupakan crossing pasar negosiasiBELUM TERVERIFIKASI
Ada insider buying baru selama periode 5 Juni–4 SeptemberBELUM DITEMUKAN
Harga exercise akan otomatis menarik saham menuju Rp330ASUMSI KELIRU
07 / FUNDAMENTAL

Pemulihan laba menguatkan tren, bukan target Rp330

Semester I 2026 memberikan alasan fundamental bagi pemulihan harga dari dasar Juni.

Pendapatan +44,15%

Pendapatan semester I naik menjadi Rp34,38 miliar, sementara laba kotor tumbuh 37,47% menjadi Rp12,19 miliar.

Laba bersih +68,32%

Laba bersih mencapai Rp8,63 miliar. Pertumbuhan ini kuat, tetapi pasar masih perlu menguji keberlanjutannya.

Ekspansi armada

Perseroan merencanakan tambahan tiga kapal pada 2026 dan dua kapal pada 2028, dari lima menuju sepuluh kapal.

Risiko eksekusi

Pembangunan kapal membutuhkan waktu, modal, utilisasi, dan kontrak. Manfaatnya tidak harus tercermin penuh sebelum November.

08 / PETA TARGET

Rp200–Rp220 lebih rasional

Setiap target baru valid setelah resistensi sebelumnya ditembus dengan volume dan penutupan yang sehat.

SkenarioTargetPotensiSyaratPenilaian
KonservatifRp200+7,0%Bertahan di Rp182–Rp185 dan menembus Rp195REALISTIS
ModeratRp220+17,6%Breakout Rp200 dengan volume dan menyerap suplai 24 AgustusMASUK AKAL
AgresifRp250+33,7%Bertahan di atas Rp220 disertai katalis baruSPEKULATIF
ExerciseRp330+76,5%Breakout beruntun, volume kuat, dan fakta material baruPROBABILITAS RENDAH

Support dekat Rp182–Rp185; support penting Rp170–Rp175; support mayor Rp160–Rp165. Resistance pertama Rp195–Rp200 dan resistance utama Rp220.

KESIMPULAN INVESTIGASI

Mungkin secara harga.
Tidak layak menjadi skenario utama.

PJHB telah pulih hampir 40% dari dasar Juni dan kinerja semester I bertumbuh kuat. Namun, mengejar Rp330 membutuhkan kenaikan 76,5% dalam sekitar 43 sesi sekaligus menembus beberapa lapis suplai. Target yang lebih rasional sampai akhir masa exercise adalah Rp200–Rp220. Rp250 menjadi skenario agresif hanya setelah Rp220 ditembus. Rp330 tetap merupakan skenario ekstrem berprobabilitas rendah.

01TREND: BULLISH-KONSOLIDATIF02TARGET DASAR: Rp200–Rp22003Rp330: PROBABILITAS RENDAH
METODOLOGI & SUMBER

Apa yang kami periksa

  1. DATA PROLEVOCLHV dan pemetaan fase PJHB · 5 Juni–4 September 2026 ↗
  2. HARGAStockAnalysis/S&P Global · histori harga PJHB ↗
  3. WARANKSEI · PJHB-W, harga exercise dan tanggal jatuh tempo ↗
  4. PROSPEKTUSe-IPO · struktur, jadwal, dan potensi dana waran PJHB ↗
  5. KETERBUKAANBEI · jawaban perseroan tanggal 28 Agustus 2026 ↗
  6. KINERJA 1H26TopBusiness · pendapatan dan laba semester I 2026 ↗

OCLHV menggunakan data Prolev dan histori S&P Global sampai 4 September 2026. Pernyataan “belum ditemukan” dan “belum terverifikasi” berlaku pada sumber serta periode yang diperiksa. Analisis ini bukan rekomendasi membeli atau menjual saham maupun waran.